Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Presiden RI Temui Bu Eha, Pemilik Warung Nasi yang Telah Berdiri Sejak Tahun 1947

Suasana di Pasar Cihapit di Kota Bandung saat kedatangan Presiden Jokowi, Rabu 12/23 (Foto:dok/ist).

Jurnalis:

Kabar Baru, Bandung- Warung ini menyimpan kenangan dengan Presiden pertama RI, Soekarno, dan menjadi tempat pertemuan dengan Presiden Jokowi. Baca kisah lengkapnya tentang perjuangan Bu Eha dalam menjaga warungnya, warisan dari masa lalu yang tetap hidup hingga saat ini.

Pagi itu, suasana di Pasar Cihapit di Kota Bandung terasa lebih ramai dari biasanya. Di salah satu sudut pasar, terdapat warung nasi milik Bu Eha yang menanti kehadiran Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang sedang melakukan kunjungan ke Pasar Cihapit.

Tidak lama kemudian, Presiden Jokowi tiba diiringi oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Ridwan Kamil langsung memperkenalkan Bu Eha kepada Presiden.

Ridwan Kamil menceritakan, “Dulu bapak dan ibu saya berjodoh di sini. Sampai sekarang anaknya jadi gubernur, Bu Eha masih jualan di sini.”

Baca Juga  Kata Fahri Hamzah, Oposisi yang Kuat Akan Membantu Kinerja Pemerintah

Presiden Jokowi yang penasaran bertanya kepada Bu Eha, “Resepnya apa, Bu?”

Bu Eha dengan tulus menjawab, “Apa ya? Saya enggak ada resep.”

Ridwan Kamil menimpali dengan senyum, “Bersih hati ya, Bu.”

Selain bertemu dengan Bu Eha, Presiden Jokowi juga memberikan bantuan sosial kepada pedagang di Pasar Cihapit. Bu Eha merasa senang dapat bertemu dengan Presiden Jokowi. Dia mengungkapkan, “Senang. [Bantuannya] untuk amal ibadah saja, banyak cucu, banyak buyut, bagi-bagi.”

Nama lengkap Bu Eha adalah Djulaeha, dan saat ini dia hampir berusia 93 tahun. Meskipun usianya sudah lanjut, dia masih mengelola warung nasi yang telah berdiri sejak tahun 1947. Awalnya, warung tersebut dijalankan oleh ibunya Bu Eha.

Baca Juga  Datang ke Pacitan, Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke SBY dan Demokrat

Ketika ditanya tentang masa lalu, Bu Eha mengenang, “Dulu mah ini lapangan, belum jadi pasar seperti sekarang.”

Di sudut dinding warung nasi Bu Eha, terpajang foto Presiden pertama RI, Soekarno, serta beberapa guntingan koran yang memuat artikel tentang warung nasinya. Warung Bu Eha merupakan tempat langganan keluarga Bung Karno dan dianggapnya sebagai warung yang memiliki nilai patriotik.

Bu Eha menyatakan, “Dulu yang membela negara itu siapa? Ema mah tahu dulu perjuangan bagaimana.”

Meski usianya sudah lanjut, Bu Eha masih aktif dalam mengelola warungnya. Namun, perannya kini lebih fokus sebagai kasir dan tidak lagi memasak menu-menu khas Sunda yang menjadi andalan warungnya.

Baca Juga  PKS Minta Kader Kawal Suara Rakyat Hingga Hasil Akhir Ditetapkan KPU RI 

“Saat dulu Ema masih muda, saya yang memasak sendiri. Tapi sekarang Ema sudah tua,” tambahnya dengan tawa.

Warung nasi Bu Eha tidak hanya menjadi saksi bisu perjalanan hidupnya, tetapi juga menyimpan kenangan berharga dengan sejarah perjuangan bangsa. Warung ini merupakan warisan dari masa lalu yang masih hidup hingga saat ini. Kisah perjuangan Bu Eha yang gigih menjaga warungnya menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk menghargai warisan sejarah dan menghormati para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan negara.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store