Dua Kebakaran Terjadi di Bone Bolango, Rakhmatiyah Deu Minta Warga Lebih Waspada

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar baru, Gorontalo– Rentetan kebakaran yang terjadi di wilayah Lomaya dan Lombongo, Kabupaten Bone Bolango, dalam kurun waktu sepekan menjadi perhatian DPRD setempat. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, sementara pemerintah diminta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone Bolango, Rakhmatiyah Deu, menilai dua kejadian yang berlangsung dalam waktu berdekatan tersebut harus menjadi peringatan bagi seluruh pihak untuk lebih memperhatikan potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.
Menurut Rakhmatiyah, kebakaran yang terjadi di dua wilayah berbeda tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa. Diperlukan langkah pencegahan dan keterlibatan bersama guna mengurangi risiko terjadinya peristiwa serupa.
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik, mengoperasikan perangkat rumah tangga, maupun melakukan aktivitas yang melibatkan api.
Kewaspadaan terhadap sumber-sumber pemicu kebakaran, kata dia, perlu menjadi perhatian setiap keluarga, terutama di kawasan permukiman yang berpotensi mengalami kebakaran.
Selain mengingatkan masyarakat, Rakhmatiyah turut meminta pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait meningkatkan kesiapan dalam merespons laporan kejadian darurat.
Ia menekankan bahwa laporan warga harus segera ditindaklanjuti dengan penanganan yang cepat dan terkoordinasi agar potensi bahaya tidak berkembang menjadi lebih besar.
Menurutnya, kemudahan akses pelaporan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan pemerintah, termasuk memastikan masyarakat di tingkat desa mengetahui jalur komunikasi ketika terjadi kebakaran.
Rakhmatiyah juga mendorong evaluasi terhadap kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran, mulai dari kondisi kendaraan operasional, ketersediaan air, hingga kelengkapan peralatan petugas.
Perhatian khusus, lanjutnya, perlu diberikan kepada wilayah yang memiliki keterbatasan akses jalan atau berjarak cukup jauh dari pusat pelayanan pemadam kebakaran.
Di sisi lain, ia menyampaikan apresiasi kepada personel TNI dan Polri yang telah membantu penanganan kebakaran di lapangan. Keterlibatan aparat dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan keadaan darurat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa upaya penanggulangan kebakaran membutuhkan kerja sama seluruh unsur, termasuk pemerintah desa, masyarakat, aparat keamanan, dan petugas pemadam kebakaran.
Rakhmatiyah turut mendorong pelaksanaan sosialisasi pencegahan kebakaran secara rutin agar masyarakat memahami cara mengenali sumber bahaya dan melakukan tindakan awal ketika muncul tanda-tanda kebakaran.
Ia juga meminta agar penyebab masing-masing kejadian ditelusuri oleh pihak berwenang. Langkah tersebut diperlukan supaya kebijakan pencegahan yang disusun pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi dan faktor penyebab di lapangan.
Rakhmatiyah berharap dua kejadian kebakaran di Bone Bolango menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarlembaga sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan lingkungan.
Menurutnya, kesiapsiagaan pemerintah yang didukung kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kebakaran dan melindungi keselamatan warga.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
