Jalan Desa Tunggulo Jadi Sorotan, Warga Titip Aspirasi ke DPRD Bone Bolango

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar baru, Gorontalo— Kondisi jalan di Desa Tunggulo, Kecamatan Tilongkabila, menjadi sorotan dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Bone Bolango, Senin (5/10/2026). Infrastruktur yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat itu diharapkan mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
Dalam kegiatan reses tersebut, warga menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan desa yang dinilai perlu mendapat perhatian dalam agenda pembangunan daerah. Masyarakat berharap persoalan infrastruktur tersebut tidak sekadar dicatat, tetapi dapat diperjuangkan hingga masuk dalam perencanaan dan penganggaran pemerintah.
Bagi warga, keberadaan jalan yang memadai merupakan kebutuhan mendasar. Akses jalan yang baik tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam memperlancar aktivitas ekonomi, mendukung distribusi barang, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Aspirasi mengenai jalan Desa Tunggulo menjadi salah satu masukan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh DPRD Kabupaten Bone Bolango melalui fungsi penganggaran dan pengawasan.
Reses sendiri merupakan agenda anggota legislatif untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi, mendengarkan keluhan, serta mengidentifikasi kebutuhan pembangunan di daerah pemilihan masing-masing.
Melalui pertemuan tersebut, masyarakat memiliki kesempatan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada wakil rakyat. Aspirasi yang dihimpun selanjutnya diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Warga berharap DPRD Bone Bolango dapat mengawal usulan perbaikan jalan Desa Tunggulo agar memperoleh perhatian dalam program pembangunan daerah. Penanganan infrastruktur yang tepat dinilai penting untuk mendorong kelancaran aktivitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
Kini, tindak lanjut atas aspirasi tersebut menjadi hal yang dinantikan masyarakat. Mereka berharap hasil reses dapat berujung pada langkah konkret, sehingga kebutuhan infrastruktur desa tidak berhenti sebagai usulan, tetapi memperoleh solusi sesuai kemampuan keuangan dan prioritas pembangunan daerah.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
WahGenz
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
