Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Sampai Saat Ini, Pemerintah Belum Juga Membuka Izin Ekspor Batu Bara

Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: dok/google/liputan6).

Jurnalis:

KABARBARU, JAKARTA– Pemerintah sampai saat ini belum mengambil keputusan final terkait larangan ekspor batubara yang diberlakukan sejak tanggal 01/01/2022

Seperti diketahui, sejumlah negara tujuan ekspor batubara Indonesia seperti Jepang dan Korea Selatan pun telah menyatakan permintaan pada Pemerintah Indonesia agar kembali membuka keran ekspor batubara.

Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan masih akan dilakukan rapat kordinasi pada Sabtu, 08/01/2022.

Baca Juga  Anies Tegaskan Masalah Terbesar pada Pemilu 2024 Terjadi Sebelum di TPS

“Masih dirapatkan, lagi difinalkan. Mudah-mudahan besok selesai,” tutur Luhut saat ditemui di Kantor Kemenkomarves, Jumat 07/01/2022.

“Soal pencabutan dan keputusan larangan ekspor menjadi wewenag kementerian perdagangan” pungkas Luhut

Seperti yang diketahui, Kementerian ESDM mengeluarkan surat dengan Nomor B-1605/MB.05/DJB.B/2021 yang diterbitkan pada tanggal 31 Desember 2021, surat ini melarang seluruh perusahaan pertambangan batu bara untuk melakukan kegiatan ekspor batu bara.

Adapun keputusan surat itu langsung ditujukan kepada pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B), Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi, dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) serta perusahaan pemegang izin pengangkutan dan penjualan batu bara.

Baca Juga  Kemenag Matangkan Program Ramah Lansia dan Mitigasi Risiko Haji 2024

Namun demikian, terkait kelanjutan ekspor bagi perusahaan yang telah memenuhi DMO pun diharapkan bisa tercapai dalam pertemuan esok hari.

Adapun, pertemuan lintas kementerian dan pelaku usaha telah berlangsung hampir sepekan. Sebelumnya tercatat pelaku usaha juga sudah melakukan pertemuan dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian ESDM.

Tapi, pemerintah berfokus pada dua hal utama dalam pembahasan yang tengah dilakukan, tutur Luhut

Pemerintah fokus untuk memastikan pemenuhan batubara bagi kebutuhan dalam negeri khususnya pembangkit listrik serta untuk penyelesaian tata kelola minerba secara umum untuk jangka panjang.

Baca Juga  Luruskan Informasi: Surya Paloh ke Istana Karena Diundang Jokowi 

“(Evaluasi) kita bagi dua, satu untuk pemenuhan sekarang dan nanti penyelesaian (perbaikan tata kelola) secara permanen,” pungkas Luhut.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store