Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Peningkatan Skrining Jemaah Haji: Upaya Meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Selama Ibadah Haji

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tb. Ace Hasan Syadzily (Foto: dok/ist).

Jurnalis:

Kabar Baru, Palembang- Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tb. Ace Hasan Syadzily, menekankan pentingnya peningkatan skrining terhadap jemaah haji saat berada di asrama atau saat pendaftaran haji. Menurutnya, konsep istita’ah (kesiapan fisik) sangatlah relevan dalam menjalankan ibadah haji. Dia mengatakan bahwa kasus jemaah yang mengalami demensia atau memiliki potensi penyakit kritis perlu diantisipasi jauh-jauh hari untuk mencegah penyebaran penyakit di antara jemaah lainnya di Arab Saudi. Hal ini disampaikan Ace saat Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Asrama Haji Palembang, Sumatera Selatan pada tanggal 14 Juli 2023.

Ace menyampaikan harapannya agar pelaksanaan ibadah haji di tahun mendatang dapat berjalan lebih baik lagi. Oleh karena itu, kunjungan kerja Komisi VIII dilakukan di asrama haji Palembang untuk memahami secara langsung pelaksanaan haji, terutama di Sumatera Selatan. Dalam kunjungan ini, Ace ingin mendapatkan tanggapan dan umpan balik dari jemaah haji di Sumsel terkait penyelenggaraan haji di wilayah tersebut. Untuk itu, pada malam harinya, kloter 7 dijadwalkan tiba di asrama haji Palembang agar anggota Komisi VIII dapat melihat sendiri tanggapan dan pengalaman jemaah haji Sumsel.

Kepala Bagian TU Kanwil Sumsel, Abadil, menyampaikan bahwa secara keseluruhan, operasional penyelenggaraan haji di Sumsel tahun ini berjalan dengan tertib dan lancar. Dia menekankan bahwa jadwal keberangkatan jemaah haji dari pihak penerbangan tidak mengalami perubahan jadwal (reschedule) dan tetap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga  Mahasiswa Peduli Demokrasi Gelar Aksi Damai Dukung Bawaslu dan KPU RI

Pada tahun 2023 ini, jumlah jemaah haji Debarkasi Sumsel mencapai 7.242 orang yang tergabung dalam 24 kelompok terbang. Saat ini, mereka sedang berada pada fase kepulangan setelah menyelesaikan ibadah haji di Tanah Suci. Dari debarkasi Palembang, sebanyak 2.153 jemaah haji telah tiba kembali di Tanah Air dan tergabung dalam 6 kloter.

Peningkatan skrining terhadap jemaah haji merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan selama ibadah haji. Skrining yang lebih baik dapat membantu mengidentifikasi potensi penyakit atau gangguan kesehatan pada jemaah sebelum mereka berangkat ke Arab Saudi. Dengan melakukan pemeriksaan yang cermat dan menyeluruh, dapat diantisipasi adanya kasus penyakit kritis atau kondisi medis yang membutuhkan perawatan khusus.

Peningkatan skrining juga memungkinkan pihak penyelenggara haji untuk memberikan perhatian lebih kepada jemaah yang membutuhkan perawatan khusus atau perawatan medis selama ibadah haji. Dengan peningkatan ini, diharapkan jumlah jemaah yang sakit di Arab Saudi dapat dikurangi, sehingga setiap jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lebih baik dan nyaman.

Baca Juga  LBH Petanesia Kawal Kasus Seorang Ibu yang Terjebak Rentenir di Tanjung Priok

Untuk mencapai peningkatan skrining yang efektif, perlu dilakukan langkah-langkah berikut ini. Pertama, diperlukan kerjasama antara berbagai pihak terkait, termasuk kementerian kesehatan, otoritas penerbangan, dan panitia penyelenggara haji. Kerjasama ini penting untuk memastikan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi sebelum jemaah berangkat ke Tanah Suci.

Kedua, penyediaan fasilitas dan tenaga medis yang memadai di asrama haji. Fasilitas yang memadai akan memudahkan proses pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan fisik, tes laboratorium, dan pemeriksaan radiologi jika diperlukan. Tenaga medis yang cukup dan terlatih akan memastikan bahwa pemeriksaan dilakukan dengan cermat dan hasilnya dapat diinterpretasikan dengan benar.

Ketiga, edukasi kepada jemaah tentang pentingnya menjaga kesehatan selama persiapan dan pelaksanaan ibadah haji. Jemaah perlu diberikan informasi yang jelas dan komprehensif tentang langkah-langkah yang perlu mereka ambil untuk menjaga kesehatan, termasuk mengenai vaksinasi yang diperlukan, pola makan yang sehat, dan menjaga kebersihan diri.

Selain peningkatan skrining, langkah-langkah lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan jemaah haji adalah penyediaan fasilitas medis yang memadai di Tanah Suci. Fasilitas medis yang lengkap dan terjangkau akan memudahkan akses jemaah haji terhadap perawatan medis saat mereka membutuhkannya.

Baca Juga  PKS Masih Fokus Kawal Suara Pemilu, Tak Ingin Ikut Campur Soal Nasdem

Pihak penyelenggara haji juga perlu memastikan adanya kerjasama dengan pihak rumah sakit dan klinik di Arab Saudi untuk memfasilitasi perawatan medis bagi jemaah yang membutuhkannya. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan dan pemantauan terhadap tenaga medis yang melayani jemaah haji untuk memastikan kualitas pelayanan yang optimal.

Dalam melaksanakan langkah-langkah ini, komunikasi yang efektif antara semua pihak terkait sangatlah penting. Informasi yang jelas dan akurat perlu disampaikan kepada jemaah haji agar mereka memahami pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama ibadah haji. Selain itu, umpan balik dari jemaah terkait pemeriksaan kesehatan dan layanan medis yang diberikan juga perlu didapatkan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

Dengan adanya peningkatan skrining dan upaya lainnya untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan jemaah haji, diharapkan pelaksanaan ibadah haji di masa mendatang dapat berjalan dengan lebih baik. Setiap jemaah akan merasa lebih aman dan nyaman saat menjalankan ibadah haji, sehingga mereka dapat fokus sepenuhnya dalam beribadah dan mendapatkan pengalaman haji yang berkesan.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store