Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

PC PMII Bengkulu Sayangkan Sikap Oknum Yang Mengatasnamakan Nusantara

Ketua Cabang PMII Bengkulu, Sandyya (Foto: Dokumen/Istimewa).

Jurnalis:

KABARBARU, JAKARTA Kerusuhan yang terjadi di kantor PB PMII beberapa hari ini mencapai tingkat suhu yang panas.
Panasnya suhu politik itu membuat banyak pihak mulai mengeluhkan kondisi yang menimpa PB PMII. Tidak sedikit pihak yang mencoba menyelesaikan permasalahan ini.

Bahkan perlu diketahui, warga Salemba dan Mabinnas telah mencoba menjembatani komunikasi antara jajaran pengurus PB PMII dengan para demonstran dari Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Utara (Sultra).
Namun ternyata hasil komunikasi yang telah disepakati tidak diindahkan oleh para demonstran yang mengatasnamakan PMII Nusantara tersebut.

Hal ini membuat beberapa pengurus di daerah mulai jengah dan mempertanyakan sikap dan orientasi dari para demonstran tersebut. Bahkan terdapat salah satu cabang yang angkat bicara dengan sinis terkait aksi demonstrasi tersebut. Salah satunya yaitu dari PMII cabang Kota Bengkulu.

Baca Juga  Anies Siap Buktikan Kecurangan di Pemilu dengan Data yang Akurat

Ia mengutuk keras atas pencatutan nama dan usahanya untuk memframing isu bahwa mereka mendapatkan dukungan dari Cabang dan Koordinator Cabang lainnya.

“Kami PC PMII Kota Bengkulu mengutuk keras gerakan PMII Sulsel-Sultra yg mengatasnamakan PMII Nusantara, padahal itu hanya gerakan oknum tertentu. sangat disayangkan kemudian demi mengajak cabang-cabang yang lain terjadi framing isu negatif sana sini sehingga mempengaruhi kerja kaderisasi di daerah lain,” ujar Sandyya Ketua Cabang PMII Bengkulu, Sabtu (15/1/2021).

Baca Juga  Kata Fahri Hamzah, Oposisi yang Kuat Akan Membantu Kinerja Pemerintah

Ia juga menambahkan bahwa apabila sudah terjadi kesepakatan dalam pertemuan harus konsisten dan tanggung jawab atas hasil kesepakatan.

“Kita melihat bahwa sudah ada usaha penyelesaian melalui mediasi antar kedua belah pihak dan menghasilkan beberapa kesepakatan. Hasil kesepakatan itu harusnya dipatuhi oleh kedua belah pihak, karena kepatuhan dari hasil negosiasi itulah bentuk kedewasaan dalam berorganisasi,” imbuh Sanddya.

Ketua Cabang PMII Kota Bengkulu ini juga memberikan penekanan bahwa tidak membenarkan adanya kesalahan penerapan AD/ART maupun Peraturan Organisasi (PO).

Baca Juga  Langgar Kode Etik Bawaslu, Golkar Rohul Minta PSU Pemilu di Lima TPS PT Hutahaehan

“Kami di daerah tidak membenarkan adanya kesalahan dalam penerapan AD/ART dan PO, tapi kita juga tidak mau dilibatkan dalam gerakan-gerakan yang tidak kita lakukan. Ini Jelas melakukan framing untuk penggalangan dukungan,” tandas pengurus PC PMII Bengkulu tersebut.
Dalam penutupannya, Sandyya menghimbau agar semua kader jangan sampai menghalalkan segala cara dalam memenuhi syahwat politiknya.

“Jangan sampai hanya untuk memenuhi syahwat politik hingga menghalalkan segala cara, politik tidak hanya soal kekuasaan. Namun membesarkan nama dan mengharumkan nama organisasi menjadi poin penting, karena kita di PMII selalu diajarkan tentang politik yang rahmatan lil alamin,” pungkas Sandyya.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store