Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Ketua Umum dan Sekretaris PW IPIM Kalbar Dikukuhkan di Masjid Istiqlal Jakarta

Kabarbaru.co
Ketua Umum dan Sekretaris PW IPIM Kalbar (Dok: Foto/Tutik).

Jurnalis:

Kabar Baru, Pontianak Pengurus Pusat (PP) Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) melaksanakan pengukuhan dan pelantikan pengurus wilayah secara nasional yang diikuti oleh 20 Pengurus Wilayah (PW) di ruang Al Fattah Komp Masjid Istiqlal, Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 12 hingga 13 Januari 2023.

Dalam kegiatan ini juga dirangkaian dengan kegiatan sarasehan dan Rapat Kerja Pimpinan Nasional (Rakerpimnas) dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat IPIM, Prof. DR. KH. Nasarudin Umar, MA beserta jajaran tim pusat lainnya.

Pada acara pertama tanggal 12 Januari adalah pelantikan Pengurus Antar Waktu (PAW) Pusat yang dikarenakan sebab tertentu maka diadakan revitalisasi kepengurusan, selanjutnya Pelantikan PW IPIM yang juga secara langsung dikukuhkan oleh Prof Nasar yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Pengurus Wilayah IPIM Kalimantan Barat sebagaimana surat undangan panitia pelantikan pusat mengirimkan dua orang Pengurus Harian masing-masing Muhammad Khadafi, LC. MH Al Hafizh dan Sholihin Hz., S. Ag., M. Pd. I yang juga sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum PW IPIM Kalbar.

Pada malam harinya, diadakan sarasehan IPIM dengan bertajuk “Imam dan Masa Depan Demokrasi di Indonesia”. Hadir dalam sarasehan tersebut perwakilan dari Kementerian Agama, Kepolisian Republik Indonesia, Panglima TNI dan Perwakilan Kementerian Dalam Negeri. Masing-masing pembicara menyampaikan pandangannya terkait pentingnya posisi imam dalam kehidupan sosial agama. Pemateri terakhir sekaligus pesan untuk peserta sarasehan adalah Prof Nasar yang menyebutkan bahwa seorang imam masjid hendaknya tidak lagi memposisikan dirinya sebatas masjid saja tapi jauh dari itu adalah ia sebagai imam dari komunitas masyarakat dimana ia berada.

Joki Tugas

“Hanya kadang ada yang menempatkan imam bak pemadam kebakaran. Maksud saya adalah imam masjid cenderung diartikan sebagai tempat pelarian masalah, jika ada masalah umat baru imam dihadirkan bukankah itu artinya saat pengambilan keputusan dan kebijakan, imam masjid tidak dihiraukan namun manakala ada persoalan keummatan baru dimintai imam atau ulama untuk turut menyejukkan umat seharusnya adalah dalam hal tertentu, imam dilibatkan lebih jauh. Bagi imam untuk berperan lebih jauh maka ia harus terus membekali diri dengan kemampuan dan kompetensi yang mumpuni,” demikian Prof Nasar memberikan wejangan kepada peserta sarasehan.

Dihadapan para pembicara sarasehan dan utusan PW IPIM Se Indonesia, mantan wakil menteri agama ini menambahkan selain terus mengupgrade diri maka seorang imam harus mensakralkan dirinya dengan amalan yang lebih dari jamaah.

“jika yang lainnya lebih membumi maka seorang imam masjid harus membumi dan melangit sehingga doa-doanya membumbung ke langit yang diijabah oleh Al Kholiq Allah SWT dan membumi artinya ia dekat dengan masyarakat dan jamaahnya,” di ruangan PKU-MI yang masih satu bangunan dengan masjid Istiqlal diadakan Rakerpimnas yang kemudian membicarakan tentang program IPIM untuk lima tahun ke depan.

Diantara rekomendasi yang menjadi pesan dalam sidang komisi adalah perlunya sekretariat IPIM dan Pembentukan IPIM tingkat kabupaten/kota dan adanya sekretariat di wilayah masing-masing sebagai sentral kegiatan kedepannya.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store