Kejari Bone Bolango Verifikasi 22 Pasangan Calon Peserta Isbat Nikah

Jurnalis: TIM Gorontalo
Kabar baru, Gorontalo– Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone Bolango melakukan verifikasi dan validasi terhadap 22 pasangan calon peserta isbat nikah. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kelengkapan persyaratan administrasi sebelum pasangan mengikuti proses penetapan perkawinan melalui Pengadilan Agama.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, bersama Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun), Heriyadi Djunaidi.
Verifikasi ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas instansi bertajuk JAKSA SAKTI (Jaksa Bantu Sahkan Administrasi Keluarga Tertib dan Integratif). Program tersebut melibatkan Kejari Bone Bolango, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat koordinasi antarlembaga dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan administrasi perkawinan, terutama bagi pasangan yang membutuhkan penetapan status perkawinan melalui mekanisme isbat nikah.
Dalam kolaborasi tersebut, Jaksa Pengacara Negara (JPN) menjalankan peran fasilitator melalui pelaksanaan tugas di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Peran ini mencakup koordinasi dan mediasi kepentingan para pihak agar proses administrasi dapat berjalan sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.
Isbat nikah merupakan mekanisme hukum melalui Pengadilan Agama untuk memperoleh penetapan atas perkawinan yang belum tercatat secara resmi, sepanjang memenuhi persyaratan hukum. Penetapan tersebut dapat menjadi dasar untuk menindaklanjuti pencatatan perkawinan sesuai prosedur yang berlaku.
Pencatatan perkawinan memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum bagi keluarga. Dokumen perkawinan juga dapat menunjang pemenuhan berbagai kebutuhan administrasi kependudukan serta perlindungan hak suami, istri, dan anak sesuai peraturan perundang-undangan.
Melalui program JAKSA SAKTI, Kejari Bone Bolango bersama instansi terkait berupaya membangun pelayanan yang lebih terkoordinasi dan terintegrasi. Sinergi ini diharapkan membantu masyarakat mengakses layanan hukum sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya tertib administrasi keluarga.
Kejari Bone Bolango menyatakan komitmennya untuk terus mengoptimalkan peran Jaksa Pengacara Negara dalam mendukung pelayanan hukum yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kepastian hukum dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bone Bolango.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
WahGenz
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
