Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Kasus DBD di Bojonegoro Meningkat, Dua Pasien Meninggal Dunia

Ilustrasi Nyamuk. (Foto: Paxels.com).

:

KABARBARU, BOJONEGORO – Pada awal tahun 2022 ini, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bojonegoro mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan kasus DBD ini mengakibatkan dua pasien meninggal dunia.

“Ada dua pasien yang meninggal dunia akibat gigitan Aedes Aegypti yang menularkan virus dengue,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Whenny Dyah Prajanti. Jumat, (21/01/2022).

Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah kasus pasien DBD di Bojonegoro, sebenarnya sudah terjadi sejak pertengahan Oktober 2021, tahun lalu. Hal ini seiring mulainya musim penghujan yang terjadi di wilayah setempat.

Baca Juga  Pileg 2024, Partai Demokrat Dipastikan Bertambah Kursi di Banyuwangi

“Dalam Januari 2022 ini saja jumlah kasus DBD tercatat sebanyak 112 pasien. Dan kenaikan DBD sendiri sudah terjadi sejak bulan Oktober 2021 lalu,” katanya.

Masih Whenny, Ia menyebut, untuk kasus DBD hampir menyeluruh terjadi di wilayah kecamatan di Bojonegoro. Untuk itu peran penting masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah merebaknya kasus DBD di wilayahnya masing-masing.

“Kalau kecamatan yang paling banyak terkena DBD hampir semua di wilayah kecamatan di Bojonegoro ini terdampak. Karena daerah sini memang endemiknya dan pada bulan Januari ini memasuki puncaknya,” jelasnya.

Baca Juga  Demokrat Banyuwangi Laporkan Hasil Penghitungan Suara Pileg 2024 ke DPD Jatim

Ditahun 2021 lalu, lanjut Whenny, kasus DBD di Bojonegoro dari Januari hingga Desember tercatat ada 392 kasus dengan total kematian pasien sebanyak 5 orang. Saat ini langkah pemerintah dalam menanggulangi tingginya kasus DBD di Bojonegoro itu, yakni dengan menggerakkan kegiatan yang dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk. Seperti membuang genangan air di wadah-wadah yang dijadikan sarang serta gencar melakukan sosialisasi.

“Kalau fogging saya pikir tidak efektif mas karena ini hanya membunuh nyamuk dewasa, yang paling penting jentik nyamuk yang tinggal di genangan air ini yang perlu kita basmi,” pungkasnya.

Baca Juga  Ittihad Persaudaraan Imam Masjid Kalbar Adakan Rapat Koordinasi Perdana

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store