Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Dialog Kebangsaan PMPI: Transformasi Polri Presisi Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045

Tokoh Nasional sekaligus Wantimpres RI, Dr. H. Maulana Al - Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya .

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Senin, 10 Juni 2024 agenda wawasan kebangsaan yang digelar oleh Bid Humas Mabes Polri bersama PMPI memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada generasi muda dan perwakilan organisasi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia berdasarkan teritorial Polda masing – masing.

Wawasan kebangsaan ini mengundang beberapa tokoh nasional, Dr. H. Maulana Al – Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya (Wantimpres RI), dan Surahno, S.H., M.Hum. (BPIP RI). Keduanya menjadi narasumber dalam agenda wawasan kebangsaan yang diselenggarakan pada hari ini.

Acara tersebut dimulai pukul 10.00 WIB. Pada kesempatannya Ketua Umum PMPI, Khusniyati, S.Pd. memberikan sambutan sebagai pembuka acara kali ini.

Khusni menyampaikan bahwa sebagai pemuda generasi penerus bangsa harus mengetahui pentingnya wawasan kebangsaan, karena menjadi kesadaran diri akan identitas, hak dan kewajiban sebagai bagian bangsa Indonesia yang berdaulat dan berbudaya.

Sambutan Ketua Umum PMPI, Khusniyati, S.Pd
Joki Tugas

“Melalui wawasan kebangsaan, kita akan selalu diingatkan untuk selalu mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi. Sejalan dengan konsep Indonesia Emas, relevansi wawasan kebangsaan menjadi puncak kemajuan dan kemakmuran bangsa Indonesia,” ucap Khusni.

“Lirik yang terdapat dalam lagu Indonesia Raya tidak serta merta hanya sebatas sebuah kalimat, namun memiliki makna yang dalam. Misalnya dalam kalimat pembuka ‘Indonesia Tanah Air-Ku’ menjadi contoh bahwa kita sebagai warga negara harus memiliki rasa handarbeni terhadap bangsa kita Indonesia,” tutur Abah Luthfi.

Bapak Surahno juga mengatakan bahwa butir yang terkandung dalam Pancasila harus diinterpretasikan dalam kehidupan berbangsa, memaknai setiap butirnya harus dengan kesadaran dalam menerapkan di kehidupan nyata.

Saat dialog kebangsaan PMPI berlangsung dengan Menghadirkan tokoh nasional

Oleh karenanya, kita sebagai generasi penerus bangsa juga harus mengejawantahkan rasa cinta tanah air kita dalam kehidupan sehari – hari. Tentunya tidak terlepas dari hubungan masyarakat dengan instansi terkait.

Dalam hal ini Polri sebagai penegak hukum harus terlibat dalam proses pendidikan dan sosialisasi wawasan kebangsaan terhadap seluruh masyarakat Indonesia.

Memang bukan tugas yang ringan untuk melaksanakan Transformasi Polri Presisi, namun dengan rasa gotong royong dengan kekuatan masyarakat, tujuan tersebut tentunya akan dapat dicapai secara mufakat tanpa adanya perpecahan.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store