Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

WHO Minta Pimpinan Negara di Seluruh Dunia Tidak Meremehkan Omicron

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Dokumen/WHO).

Jurnalis:

KABARBARU, JAKARTA – Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan bahwa jajarannya belum memiliki cukup data tentang varian baru Covid-19 Omicron.

Oleh karena itu, dia memastikan belum ada status baru apakah Omicron lebih ganas daripada Delta. Dia memohon kepada masyarakat terus berjaga dan tidak meremehkan keberadaan Omicron, karena masih tahap penelitian.

Selanjutnya, Tedros mendesak negara-negara belajar dari dua tahun terakhir pandemi, menyerukan lagi untuk kesetaraan vaksin yang lebih besar, dengan harapan tahun depan mengakhiri pandemi yang telah menewaskan lebih dari 5,6 juta orang di seluruh dunia.

Baca Juga  Seperti Halnya Perhitungan Suara Pemilu 2024, Harga Beras di Purwakarta Merangkak Naik

“Mendekati tahun baru, kita semua harus belajar pelajaran menyakitkan yang telah diajarkan tahun ini kepada kita. 2022 harus menjadi akhir dari pandemi Covid-19,” kata Tedros dikutip dari Reuters dari Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Selanjutnya, diketahui sebuah penelitian di Afrika Selatan yang diterbitkan pada hari Rabu menunjukkan, mereka yang terinfeksi Omicron secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk berakhir di rumah sakit daripada mereka yang menderita Delta.

Baca Juga  Berdasarkan Salinan C-Hasil, Partai Gelora Berpeluang Lolos Ke Senayan

Penelitian tersebut mengatakan beberapa kasus di antaranya, kemungkinan karena tingkat kekebalan yang tinggi dalam populasi.

Tedros mengingatkan, agar tidak menarik kesimpulan dari data awal karena semua belum melihat varian ini beredar cukup lama pada populasi di seluruh dunia, dan pada populasi yang rentan.

Dia mengatakan data varian baru, yang pertama kali diidentifikasi di Afrika selatan dan Hong Kong pada November, masih belum tersusun dengan baik setelah negara-negara di dunia melaporkan kedatangan dan penyebarannya.

Baca Juga  PKS Masih Fokus Kawal Suara Pemilu, Tak Ingin Ikut Campur Soal Nasdem

“Kami telah meminta orang untuk berhati-hati, kami juga meminta negara-negara untuk berhati-hati, dan untuk benar-benar berpikir, terutama karena liburan ini akan datang,” pungkas Tedros.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store