Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Pengamat: Sikap Gus Yahya Membuktikan Bahwa NU Bukan Mesin Politik

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), Khoirul Umam. (Foto: Dokumen/detikNews).

Jurnalis:

KABARBARU, JAKARTA – Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), Khoirul Umam menilai pernyataan Gus Yahya memberikan sinyal yang klir bahwa ia ingin ada garis tegas untuk memisahkan peran NU dalam konteks politik kebangsaan dan politik praktis.

Jasa Penerbitan Buku

“Itu juga janji politik yang disampaikan sebelum muktamar. Bahwa NU tidak akan dan tidak boleh untuk ditarik ke dalam konteks politik praktis, karena NU bukan parpol dan NU bukan menjadi mesin politik bagi siapapun, termasuk PKB yang lahir dari rahim politik NU,” kata Umam.

Ia mengatakan pernyataan itu juga mengindikasikan bahwa Gus Yahya tidak ingin struktur-struktur PBNU, terutama di daerah, memiliki kaitan lebih erat dengan kerja-kerja politik praktis.

Selain itu, menurutnya, Gus Yahya juga tidak ingin sikap NU dalam konteks politik kebangsaan dimanfaatkan oleh PKB.

“Itulah yang dicoba oleh Gus Yahya untuk ditarik garis tegas. Jangan sampai ada yang memanfaatkan sikap ketegasan NU dalam politik kebangsaan, pada saat yang sama memiliki implikasi terhadap politik praktis. Gus Yahya tidak ingin hal itu dimanfaatkan sebagai bargaining position oleh teman-teman PKB yang disebut di sini,” ujar Umam.

Umam juga berpendapat, garis tegas dan jarak antara NU dengan PKB, bisa berimplikasi pada elektoral PKB.

Namun kata dia, hal itu tergantung sejauh mana parpol lain bisa memanfaatkan pernyataan Gus Yahya untuk menggaet suara nahdliyin.

“Apakah kemudian statement dari Gus Yahya itu membuka ruang bagi parpol lain untuk manfaatkan situasi, supaya bisa menggeser dominasi (PKB) selama ini, terutama di pemilu kemarin, berhasil konsolidasikan suara nahdliyin secara general,” jelas Umam.

“Kalau kemudian ke depan, ternyata PKB tidak mampu memanfaatkan atau ciptakan momentum seperti di 2019, dan ada kelompok dari parpol lain yang bisa meraih suara nahdliyin, ya potensi implikasi ke elektoral PKB,” pungkas Umam.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store