Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Omicron Masuk Indonesia, Wagub DKI Jakarta Minta Masyarakat Disiplin Karantina

Wakil Gubermur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Jurnalis:

KABARBARU, JAKARTA- Beredarnya kabar tentang virus dengan varian terbaru yakni Omicron membuat banyak masyarakat yang kembali khawatir.

Maka dari itu, Wakil Gubermur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, agar masyarakat yang baru datang dari luar negeri ataupun sedang beraktifitas pada dalam negeri untuk tidak menyepelekan keberadaan covid-19 dengan varian terbaru ini.

Ia meminta, jika sudah menemukan gejala akibat perjalanan tersebut sebaiknya untuk melakukan karantina mandiri secara disiplin. Maka dari itu, tujuan dari adanya permintaan tersebut agar melindungi semua masyarakat.

Ia menerangkan, esensi dari karantina bukan sekedar terletak pada durasinya. Akan tetapi, kedisiplinan setiap pribadi agar bisa tetap berada pada tempat isolasi selama masa karantina.

“Tentu pasti kalau karantina pasti ada pengetatan, jadi kalau orang dikarantina itu yang paling penting bukan cuma 3 hari, 5 hari, 7 hari atau 10 hari. Yang penting yang bersangkutan memang berdiam di satu tempat tertentu, di satu kamar umpamanya,” kata Riza di Jakarta, Jumat (17/12/2021).

Ia menerangkan, menjadi hal yang sia-sia jika seseorang melakukan karantina selama 10 atau 14 hari. Namun yang bersangkutan masih keluyuran pada tempat-tempat publik atau tempat tertentu. Sebab, dari hal tersebut malah bisa mempercepat penyebaran Covid-19.

Ia menjelaskan, sekalipun karantinanya umpamanya 10 hari atau lebih. Akan tetapi, yang bersangkutan keluyuran ke taman atau keluar itu tentu bisa menimbulkan penyebaran karena dapat berinteraksi dengan orang lain yang ada di lingkungan tersebut.

“Kalau karantina itu di rumah ya di rumah umpamanya, (kalau) di Wisma Atlet, ya di Wisma Atlet, (kalau) di hotel, di hotel ya seperti itu. Jadi, karantina di kamar bukan di halaman,” jelasnya.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menambahkan, kasus pertama varian Omicron. Adalah petugas pembersih di Wisma Atlet yang dinyatakan positif COVID-19, Rabu (8/12/2021).

Maka dari itu, Pemerintah RI langsung memberlakukan lock down pada semua tower Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat. Sebab untuk mencegah penularan pandemi covid-19 varian Omicron kepada masyarakat.

Ia meminta, agar semua stakeholder kesehatan bisa untuk tetap waspada serta tidak panik. Apalagi masih punya tanggung jawab melayani masyarakat.

“Orang ini tanpa gejala dan mereka masih sehat, tidak ada batuk, tidak ada demam,” pungkas Budi.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store