Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Buntut Ledakan Smelter PT ITSS, PMII Gelar Aksi Jilid 2 di Kementerian ESDM 

Kabarbaru.co
Kordinator Agresi PMII, Abraham di kantor kementerian ESDM (foto: Hanum Aprilia/kabarbaru).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Aliansi Gerakan Nasional PMII (Agresi PMII) melakukan aksi unjuk rasa jilid 2 di kantor Ditjen Minerba Kementerian ESDM RI, Kamis (18/01/2024).

Jasa Penerbitan Buku

Kedatangan Agresi PMII ini terkait dengan peristiwa ledakan di smelter PT.ITSS kawasan Indonesia Morowali Industrial Park yang menyebabkan puluhan korban luka dan meninggal dunia.

Dalam rilisnya Agresi PMII menuntut Kementerian ESDM RI untuk mencabut izin operasi PT.ITSS dan PT.IMIP. hal ini dikonfirmasi abraham (Koordinator Agresi PMII) sebagai langkah advokasi PMII dalam rangka perbaikan sistem pengelolaan industri nikel di indonesia.

Dari rilis aksi unjuk rasa, Agresi PMII mengklaim memiliki data valid terkait peristiwa ledakan smelter di morowali tersebut.

Menurut Abraham, berdasarkan kesaksian dan informasi yang diterima pihaknya. tungku 41 yang meledak di smelter ITSS ini dihentikan operasinya sejak 21 Desember 2023 karena ada kebocoran pada tungku, kemudian pekerja dan teknisi melakukan penambalan selama 3 hari 3 malam di hari terakhir tungku meledak.

“Seharusnya dengan kapasitas perusahaan multinasional jika telah terjadi kebocoran maka tim teknisi khusus yang melakukan perbaikan secara profesional, tidak lagi melibatkan karyawan smelter” ujar Abraham.

Saat dikonfirmasi pewarta Abraham menerangkan bahwa diduga kuat PT. ITSS tidak memiliki sertifikat sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3).

“Padahal SMK3 ini adalah syarat wajib bagi perusahaan yang memiliki karyawan lebih dari 100 orang” Ujarnya.

Dalam hal ini PT. ITSS jelas dan terang sekali melakukan pelanggaran dan melawan hal yang telah diatur oleh pemerintah Indonesia.

“Kesalahan fundamental lainnya yang dilakukan oleh PT.ITSS adalah delapan tungku milik ITSS tidak ada satupun yang memiliki ataupun mengantongi sertifikat uji kelayakan
dari Kementerian Ketenagakerjaan RI,” pungkas Abraham.

Saat dikonfirmasi terkait rencana tindak lanjut dari advokasi yang sedang dilakukan oleh Agresi PMII, Abraham menyampaikan akan kembali melakukan aksi unjuk rasa di kantor pusat PT. IMIP dan kantor Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi RI.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store