Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Menjalani Puasa di Eropa, Beginilah Suasana Ramadhan di Republik Ceko

Republik Ceko
Choirul Anam, Mahasiswa PhD di Charles University Praha. (Foto: Istimewa).

Jurnalis:

RKABARBARU, JAKARTA- Menjalankan Ramadhan dengan suasana penuh khidmat dan suasana keramaian khas ramadhan tentu menjadi idaman semua muslim di Indonesia. Tapi hal tersebut tidak dapat dirasakan bagi sebagian ummat muslim Indonesia yang sedang menjalankan studi di luar negeri. Terutama di negara yang islam menjadi minoritas. Salah satunya di Republik Ceko. Dimana, data Wikipedia menunjukkan bahwa 78% penduduk ceko tidak beragama dan agama islam menjadi salah satu agama minoritas dengan prosentase hanya 0,02% menurut data Aljazeera.com.

Suasana Kota Praha. (Foto: Istimewa).

“Suasana puasa di Republik Ceko pasti berbeda dengan di Indonesia, dimana kalau saat berbuka puasa akan ramai dengan adzan maghrib dan jajanan yang banyak di jual di jalanan. Dan juga kalau sahur ada tanda imsak dibeberapa daerah dan adzan subuh sebagai penanda dimulainya puasa. Kalau di Republik Ceko kita hanya mengandalkan jam dan waktu yang ditetapkan oleh Islam Foundation kapan waktu subuh dan maghrib” ujar Choirul Anam, Mahasiswa PhD di Charles University Praha yang juga menjabat Ketum KAHMI Eropa Raya.

Durasi puasa ramadhan tahun ini tidak jauh berbeda dengan di Indonesia yang berdurasi kurang lebih 14-15 jam, mulai jam 5.30 pagi waktu subuh hingga jam 20.00 malam waktu maghrib. Yang membedakan, cuaca di Ceko sejuk dan dingin. “Puasa disini tidak dalam cuaca panas tahun ini sehingga udara sejuk jadi tidak gampang haus” Kata Cak Anam menambahkan.

Tantangan ibadah ramadhan di Ceko adalah mencari makanan halal untuk berbuka puasa dan sahur serta sholat tarawih berjemaah yang ramai khas bulan ramadhan. “Ngabuburit bisa dilakukan dengan berjalan-jalan di jalanan Kota Praha yang indah. Bisa menelusuri Old Town, Charles Bridge, Narodni Trida, atau sepanjang jalan Wencesles Square. Cuma disini tidak bisa cari gorengan atau es buah dan takjil khas Indonesia”, ujar mantan Ketua PPI Ceko 2019-2020 dan Koordinator PPI Dunia 2020-2021 ini.

Bagi yang ingin ibadah tarawih berjemaah bisa dilakukan di beberapa Madjid di Ceko yaitu Masjid Al-Nour, Národní třída, Praha 1 yang letaknya berada di bawah Cafe Prague Golf and Games. Masjid kedua yaitu Masjid Al-Firdaus yang terletak di Na Košince 502, 180 00 Praha 8 yang letaknya kurang lebih 6 Km sebelah utara pusat kota Praha. Masjid ketiga yaitu Masjid Černý Most, Blatská, Praha 9 yang berjarak kurang lebih 13 Km sebelah timur pusat kota Praha dan bisa ditempuh menggunakan Metro atau Bus selama 45 menit dari pusat kota Praha.

Gestun Jogja
Cak Anam dan Keluarga didepan Masjid Černý Most, Blatská, Praha 9. (Foto: Istimewa).

Untuk mencari makanan halal memang tidak mudah di Praha. KFC dan McD sendiri belum memiliki sertifikat halal. Jika ingin mencari makanan halal maka kita harus mencari restaurant Pakistan atau India. Sedangkan restaurant lainnya tidak dapat diyakini kehalalannya karena banyak menyajikan menu makanan babi. Bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan takjil gratis, bisa dateng ke Masjid Al-Nour di Národní třída yang menyediakan menu berbuka puasa bagi seluruh ummat islam yang hadir. Menu yang sering disajikan yaitu roti canai dengan kare, kurma, susu dan minuman lainnya.

Menu masakan halal untuk berbuka di Namastaey India Praha. (Foto: Istimewa).

Salah satu restaurant halal dan menjadi favorit mahasiswa Indonesia di Praha yaitu Restaurant Namastaey India Praha yang terletak di Václavské náměstí, Praha 1 atau berada di pusat kota Praha. Penyajian makanan di restaurant ini terbilang unik, karena semua makanan dibayar berdasarkan berat timbangan jenis makanan yang kita ambil. Harganya terbilang cukup murah, jika kita bisa mengambil menu makanan yang secukupnya saja, cukup membayar 120-170Czk atau 75-110ribu rupiah. Menu yang tersedia ada Nasi Putih, Nasi Kuning, Kare Ayam, serta sayur-sayuran khas India yang rasanya sangat nikmat dan rasanya mirip dengan masakan yang ada di Indonesia. “Kalau mau makan enak rasa mirip-mirip ama rumah makan padang, ya makan disini” kata Cak Anam sambil mengenang kerinduannya terhadap makanan Indonesia.

Republik Ceko
Mahasiswa Indonesia sedang makan bareng di Al-Karim/Namastaey India Praha. (Foto: Istimewa).

Jika ingin memasak sendiri, mahasiswa bisa belanja di Tamda Foods, pusat grosir penjualan makanan dan minuman ataupun beberapa toko yang menjual makanan halal. Beberapa toko yang menjual makanan halal yaitu Farah Food yang terletak di Myslikova, Praha 5, Anatolia Food Market, Na Poříčí, Praha 8, atau bisa berbelanja di Toko Chez Amis, Praha 1 yang menyediakan kurma dan daging halal.

“Meskipun tidak bisa merasakan suasana ramadhan seperti di Indonesia, tapi berpuasa di Ceko tidak terasa berat sama sekali. Apalagi tahun ini pada musim semi yang suhu udaranya berkisar antara 5-10 derajat celcius. Jadi tidak terasa panas dan jarang haus seperti di Indonesia karena cuaca disini sejuk”, ujar mahasiswa asal Bangkalan Madura ini.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store