Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

PW IPNU IPPNU DIY Gelar Refleksi Hari Santri Nasional 2021

Gus Irwan, panggilan akrab KH. Irwan Masduqi, Lc., MA., Pengasuh Pondok Pesantren As-Salafiyah Mlangi, juga sebagai Ketua Aswaja Center PWNU DIY. (foto: dok/ PW IPNU DIY)..

Jurnalis:

KABARBARU, YOGYAKARTA– Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama DI. Yogyakarta turut memeriahkan Hari Santri Nasional 2021 sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kali ini, kegiatan yang diusung bertajuk Refleksi Hari Santri dengan mendatangkan dai muda kondang Gus Irwan, panggilan akrab KH. Irwan Masduqi, Lc., MA., Pengasuh Pondok Pesantren As-Salafiyah Mlangi yang juga sebagai Ketua Aswaja Center PWNU DIY.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid di Aula Gedung PWNU DIY dan disiarkan secara online.

Dalam acara Refleksi Hari Santri tersebut, organisasi dengan segmentasi pelajar ini mengajak seluruh anggota dan kader IPNU dan IPPNU untuk bersama-sama merefleksikan dan memikirkan kembali kontribusi santri pada hari ini.

Hal tersebut tampak jelas dalam tema yang diusung, yakni “Transformasi Santri dalam Merespon Peradaban Baru Pasca Pandemi”.

“Kami berharap besar kepada seluruh pelajar Nahdlatul Ulama, semoga setelah adanya kegiatan hari santri, kita tidak hanya bangga menjadi santri, tapi kita perlu mengkaji apa peran dari santri dan pelajar NU yang dapat bermanfaat untuk bangsa kedepannya”, tutur Rekan Musonnif, SS. Selaku ketua panitia.

Gestun Jogja

Hadir juga dalam kegiatan ini, Gus Hilmy Muhammad, MA anggota DPD RI DI. Yogyakarta dalam acara ini. Beliau berpesan kepada para santri untuk mencintai kyai dan menjadikan kyai sebagai guru, teladan dan panutan.

“Hari santri sebagai pengingat bahwa kita punya tanggung jawab yang luar biasa, bagaimana kita menjaga kyai, bagaimana kita menjaga lembaga-lembaga yang mencetak generasi kyai”, tutur anggota DPD RI yang juga seorang santri sekaligus kiai.

Gus Irwan dalam pemaparannya berpesan bahwa sebagai santri harus mampu aktif dalam merespon perkembangan zaman. “Santri harus melek IT (Information Technology), santri harus menjadi ibnu zaman yang selalu responsif akan setiap perkembangan”.

Menurutnya, santri saat ini mempunyai tanggungjawab besar untuk mengisi ruang-ruang dakwah khususnya ruang digital, terlebih dalam menyebarkan ajaran-ajaran yang moderat.

“Sebenarnya santri lebih mempunyai kapasitas dalam menyampaikan dakwah-dakwah sehingga tidak penuh dengan dakwah yang mudah menyalah-nyalahkan”. Imbuhnya.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store