Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Memasuki Musim Hujan, Kepala BPBD Purwakarta Imbau Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, mengimbau kepada lapisan masyarakat terkait dengan upaya antisipasi bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi pada musim hujan.

“Kami BPBD Kabupaten Purwakarta akan intensifkan sosialisasi antisipasi bencana hidrometeorologi, termasuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan yang masih berpotensi terjadi,” kata Kepala BPBD Kabupaten Purwakarta Heryadi Erlan, Selasa 24 Oktober 2023.

Ia mengatakan hal itu karena berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, wilayah Purwakarta Jawa Barat secara umum akan memasuki musim hujan pada Akhir Oktober 2023. Bahkan, katanya, sebagian wilayah Selatan Kabupaten Purwakarta telah turun hujan meskipun masih bersifat sporadis.

Terkait dengan hal itu, pemerintah daerah kabupaten Purwakarta telah melakukan penguatan ketangguhan masyarakat melalui desa tangguh bencana (Destana) di masing masing Kecamatan yang dikategorikan rawan bencana.

Joki Tugas

“Wilayah paling rawan bencana hidrometeorologi diantaranya wilayah Kecamatan Sukatani, Tegalwaru, Maniis, Darangdan, Bojong, Wanayasa, Pondoksalam, Sukasari, dan Cibatu. Di wilayah tersebut kami BPBD Purwakarta telah membentuk posko penanggulangan bencana di setiap kecamatan,” katanya.

Menurutnya, rekahan tanah di daerah dataran tinggi seperti pegunungan, perbukitan dan tebing sangat berisiko jika kemasukan air hujan.

“Kami berharap dengan adanya imbauan secara intensif dan pembentukan Destana, risiko bencana dapat diminimalkan,” kata Abah Sapaan akrab Kepala BPBD Purwakarta.

Abah mengimbau kepada warga masyarakat Purwakarta, agar mewaspadai potensi bencana di musim penghujan. Sekecil apapun potensi yang ada, warga diminta segera melapor aparatur lingkungan, dan Instansi terkait guna meminimalisir jatuhnya korban jiwa.

“Kami meminta masyarakat untuk melapor jika ada potensi longsor atau pun banjir di wilayah masing-masing,” harapnya.

Dikatakannya, imbauan ini merupakan langkah antisipasi agar bencana longsor atau banjir bisa langsung ditangani sehingga tidak mengakibatkan kerugian bagi warga. Dia juga meminta warga agar menjaga kebersihan lingkungan, karena faktor terbesar yang menyumbat saluran air adalah sampah.

“Sumbangan paling besar yang menyumbat daerah aliran sungai (DAS) adalah sampah, yang sengaja dibuang di saluran air dan minimnya kepedulian akan kebersihan lingkungan. Hal ini yang sampai saat ini terus kita dorong agar masyarakat bisa meningkatkan kesadaran supaya tidak buang sampah sembarangan,” ucapnya.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store